Hal-hal yang Sebaiknya Diketahui Ketika Bekerja dengan Atasan Orang Jepang

Ada banyak perusahaan jepang yang beroperasi di Indonesia, pada tahun 2019 sekitar 1500 perusahaan beroperasi. Tidak heran jika di Indonesia (khususnya Jakarta) jumlah orang jepang banyak sekali, kurang lebih hampir 20.000 orang pekerja. Yang paling banyak khususnya pada industri manufaktur, yang paling terkenal contohnya pabrik kendaraan seperti Toyota, Honda, Nissan, dan sebagainya. Selain itu, dengan beroperasinya pabrik pembuatan onderdil kendaraan, di sekitar jakarta dibangun komplek perindustrian untuk pabrik yang membuat suku cadang kendaraan.

Selain kendaraan, berbagai macam jenis bisnis pun mulai beroperasi di Indonesia. Untuk bisnis makanan, contohnya ada Yakult, Glico, Nissin Food, Kewpie, dan sebagainya. Kalian juga pasti sering melihat produk-produk mereka di Indomart dan Alfamart.

Karena banyaknya perusahaan dan orang jepang yang berada di indonesia, mungkin para pembaca artikel ini ada yang bekerja di perusahaan jepang dan bekerja sama dengan atasan orang jepang. Oleh karena itu, Untuk anda yang bekerja di perusahaan jepang, kali ini saya akan menyampaikan poin-poin penting agar terjalin hubungan yang baik dengan kolega dan atasan orang jepang.

Tiga poin penting ketika bekerja dengan atasan orang jepang

Ada 3 hal penting yang wajib diperhatikan saat bekerja dengan atasan orang jepang. sebenarnya ada lebih dari tiga, tetapi jika dituliskan semua belum tentu akan diingat. Saya hanya akan mengurutkan 3 poin terpenting saja. Bagi anda yang bekerja di perusahaan jepang atau memiliki keinginan untuk bekerja di perusahaan jepang silahkan perhatikan poin-poin berikut.

Komunikasi yang jelas

Pada dasarnya, orang jepang selalu ingin berkomunikasi secara jelas. Ketika memberi perintah seperti “Tolong selesaikan tugas ** paling lambat tanggal 24”, kebanyakan orang indonesia akan menyelesaikannya sampai batas waktu tanpa adanya laporan kemajuan (progress report) tugas tersebut. Ini akan membuat orang jepang terus mengkhawatirkan hal-hal di bawah ini :
● Apakah tugas akan selesai tepat waktu?
● Apakah perintah saya sudah jelas?
● Apakah kualitasnya memuaskan?

Akan tetapi, apabila hal-hal di atas dikerjakan sambil berdiskusi dengan detail dan diselesaikan tepat waktu maka atasan akan merasa puas dan berpikir “Ah orang ini bisa bekerja”.

Mematuhi tenggat waktu

Seperti contoh di atas, setelah memberi perintah “Tolong selesaikan tugas ** paling lambat tanggal 24”, saya rasa orang indonesia yang menyelesaikannya tepat waktu masih sedikit. Apakah karena mereka seenaknya menganggap “Paling lambat tanggal 24” sebagai “Sekitar tanggal 24”? Lebih parahnya lagi, sering kali mereka baru memulainya bahkan setelah lewat tanggal 24.

Karena kasus seperti itu banyak terjadi, sehingga hal tersebut tidak terlalu diperhatikan. Dengan kata lain, saya tidak mematuhi batas waktu, tetapi orang-orang di sekitar pun tidak mematuhi batas waktu, saya merasa kesadaran akan mematuhi tenggat waktu semakin berkurang. Saya pun begitu, sejak mulai bekerja di Indonesia saya sedikit jadi bermalas-malasan. Akan tetapi, jika ingin disukai oleh atasan orang jepang, sebaiknya tugas yang sudah diperintahkan segera diselesaikan tepat waktu. Hanya dengan hal ini, pendapat mereka akan berubah sama sekali.

Bekerja dengan sungguh-sungguh

Yang paling terakhir memang hal yang biasa saja, tetapi memperlihatkan kesungguhan dalam bekerja kepada atasan adalah hal penting. Ini adalah hal yang sudah umum di berbagai negara, bukan hanya atasan orang jepang saja, saya rasa orang indonesia pun sama.

Dalam hal pekerjaan, tingkat kepercayaan yang diberikan sama sekali akan berbeda antara mereka yang bekerja sambil mengobrol tidak jelas (orang yang tidak serius) dan mereka yang bekerja dengan sungguh-sungguh. Jika ada pekerjaan yang penting, orang kedualah yang tentunya akan dimintai pertolongan.

Hal yang selalu dipikirkan atasan orang jepang

Saya sering mendengar orang berkata “Saya tidak mengerti apa yang orang jepang pikirkan”. Hal ini dikarenakan mereka jarang sekali mengungkapkannya secara langsung. Walaupun tidak diungkapkan, ada banyak hal yang sebenarnya mereka pikirkan. Ada 2 hal yang harus diperhatikan berkaitan dengan ini.

Laporan jumlah penjualan dan keuntungan ke kantor pusat

Ketika perusahaan jepang beroperasi di Indonesia, sudah pasti kantor pusatnya berada di Jepang, yang ada di Indonesia hanyalah kantor cabang. Walaupun ditugaskan di Indonesia dengan jabatan presiden direktur sekalipun, mereka tetap memiliki atasan di kantor jepang. Orang jepang yang ditugaskan di Indonesia, selalu memikirkan tentang kantor pusat.

Yang selalu menjadi perhatian kantor pusat jepang adalah penjualan dan keuntungan kantor cabang di Indonesia. Apakah perencanaan dan hasil sudah sesuai dengan simulasi. Jika pencapaiannya ada kesulitan, apakah ada rencana untuk memperbaikinya. Bagaimana cara mencapai target. Hal-hal seperti itulah yang mereka pikirkan selama berada di Indonesia.

Kebiasaan dalam berbisnis di Indonesia dan Jepang berbeda

Ada perbedaan dalam kebiasaan bisnis antara Indonesia dan Jepang. Saya tidak akan membicarakan mana yang baik dan buruk, hanya saja ada perbedaan cara yang dilakukan keduanya saat menjalankan bisnis. Perbedaan yang ada pada orang jepang, terutama jika mereka memiliki jabatan, mereka akan terus menerus memikirkan “Bagaimanakah caranya agar projek ini berhasil”.

Sebagai tambahan, dikarenakan mereka tidak tahu banyak tentang kebiasaan berbisnis di Indonesia, jika anda bekerja di bawah atasan orang jepang dan secara sukarela memberi tahu “Poin yang perlu diingat saat berbisnis di Indonesia” dan sebagainya, mereka akan menerimanya dengan senang hati.

Kesimpulan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, banyak yang berkata “Saya tidak mengerti apa yang orang jepang pikirkan”. Akan tetapi, walaupun tidak diungkapkan banyak sekali yang dipikirkan. Tidak hanya di Indonesia, dimanapun juga ketika ditugaskan di luar negeri akan ada penyesuaian, stres juga tekanan. Penyebabnya tentu saja karena selama di Jepang mereka lebih banyak bekerja hanya dengan orang jepang saja.

Oleh karena itu, poin yang perlu diingat adalah apa yang mereka pikirkan dan pedulikan, jika anda bisa bekerja dan berkomunikasi yang baik dengan atasan orang jepang, maka penilaian dari mereka pun akan mudah dipahami dan meningkat. Apabila saat ini anda bekerja di perusahaan Jepang, bekerjalah dengan sungguh-sungguh.

コメント

この記事へのコメントはありません。